MEMBERI ITU INDAH


Dalam sunyinya malam yang dingin sangat dirindukan ada yang tergerak hatinya untuk memberikan selimut tebal menghangatkan badan yang menggigil kedinginan seperti itulah keadaan yang dialami Farhan seorang anak kecil yang tinggal sendirian di tengah-tengah keramaian terminal bus yang tak pernah sepi oleh lalu lalang para penumpang dan pedagang.
di rumah sakit yang tak begitu mewah, seorang bapak duduk termenung sambari menimang-nimang uang yang akan dibayarkan untuk biaya pengobatan anaknya yang sebenarnya uang tersebut akan digunakan untuk membayar sewa rumah yang sudah jatuh waktunya untuk dibayar, saat keadaan tersebut dalam pikirannya terlintas “seandainya ada orang yang berbaik hati untuk membantu agar saya bisa membayar sewa rumah dan anak saya bisa berobat di rumah sakit ini”
seorang pelajar yang mempunyai prestasi yang sangat baik dalam sekolahnya serta meraih nilai terbaik pada waktu kelulusan harus menyimpan ijazah yang ia peroleh dan disimpan dalam lemari bersama harapannya untuk melanjutkan belajar kejenjang universitas lantaran tak ada uang untuk membiayainya masuk kuliah, kalau saja ada yang memberikan bantuan beasiswa untuk melanjutkan kejenjang universitas
setiap orang pasti pernah mengalami keadaan dimana ia sangat membutuhkan uluran tangan dari orang lain, dan hatinya pasti akan bernyanyi ketika ada tangan halus yang sudi untuk membantunya disaat itu, begitu bahagianya apabila kita sedang tertunduk mengharapkan bantuan untuk memecahkan masalah kita, maka ada yang sudi mengangkat muka kita dari kesusahan.
Bagitulah mereka…..
Dan juga kita…..
Rata-rata setiap orang ingin menerima bantuan dari seseorang, tapi masih sangat jarang orang yang ingin memberikan bantuan, seandainya saja mereka ingin diberi kenapa mereka tidak mulai dengan tindakan memberi kepada orang lain terlebih dahulu, budaya saling memberi akan menimbulkan kepekaan jiwa terhadap keadaan sekitar yang membutuhkan uluran tangan kita. Kalaulah kita memberi kepada seseorang satu, maka yakinlah (tapi jangan pernah mengharapkannya) walaupun bukan dari orang tersebut kita pasti akan mendapatkan lebih.
Ketika kita memberikan sesuatu kepada orang lain dan membuat hati orang itu bernyanyi riang, maka sebenarnya hati yang senang lebih dulu adalah hati orang yang memberi sesuatu itu karena ia telah membuat senyuman indah mekar di wajah yang sedang muram terselimuti awan kesedihan. Maka berdoalah agar selalu menjadi orang yang bisa memberi dan berbagi kepada orang lain dan janganlah sampai kita mengharapkan untuk menjadi orang yang menerima pemberian dari orang lain apalagi sampai kita meminta-minta Rasulullah pernah bersabda bahwa “tangan diatas itu lebih mulia daripada tangan yang di bawah, tangan di atas adalah tangan orang yang memberi dan tangan yang di bawah adalah tangan orang yang meminta atau menerima” seorang kiyai mengajarkan kepada santrinya agar selalu berdoa kepada Allah agar menjadi orang yang mampu membayar zakat, itu artinya ia mengajarkan kepada santrinya agar bersyukur apabila bisa mengeluarkan zakat karena pasti ia bukan orang yang kekurangan karena orang yang kekurangan tidak diwajibkan untuk membayar zakat.
Maka berbagilah dengan orang lain tanpa mengharap bagian dari orang lain
Maka berilah kebahagiaan kepada orang lain tanpa mengharapkan kesenangan dari orang lain
Cukuplah kita berharap dan meminta kebahagiaan hanya kepada Allah penggenggam alam beserta isinya. Yang maha pengasih tanpa pilih kasih.

Oleh : Alaika Sidqi

4 thoughts on “MEMBERI ITU INDAH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s